I. Mengikuti peraturan Punya Sancita, seperti:
- Menjaga ketenangan selama mengikuti kegiatan Punya Sancita di Biara
- Fokus ke pengumpulan kebajikan, alih-alih banyak bercengkrama dengan penghuni Biara
- Wajib Mengikuti jadwal kegiatan Punya Sancita dan arahan yang diberikan oleh PIC Punya Sancita
II. Mengikuti peraturan Biara Indonesia Tuṣita Vivaraṇācaraṇa Vijayāśraya seperti:
- Menerapkan hidup dalam budaya 3S (senyum, salam, sapa) ketika bertemu orang lain tak terkecuali kepada pekerja atau pengunjung dari desa.
- Membangun etika komunikasi yaitu, mendengar dengan penuh perhatian dan empati dan mengurangi penggunaan Gadget jika tidak mendesak.
- Mengingat bahwa Biara juga adalah kediaman Guru maka seluruh penghuni bersama-sama menjaga komitmen:
- membebaskan diri dari perilaku mengkonsumsi minuman beralkohol
- Merawat kebersihan, kerapian dan keasrian kediaman Guru
- Menggunakan pakaian sopan dan menghormati budaya setempat seperti:
- Menggunakan celana panjang/sarung dan menghindari pemakaian celana pendek di atas lutut.
- Menggunakan sarung ketika memasuki hall dan tempat sakral lainnya
- Menggunakan batik/kebaya di acara-acara tertentu
- Menghormati Area-areal Sakral
- Perempuan yang sedan menstruasi tidak boleh memasuki kawasan sumber air
- Kawasan rumah kubera adalah area terbatas, tidak boleh dimasuki selain oleh orang tertentu atau di acara tertentu
- Begitu juga dengan rumah Guru dan bangunan lain yang akan dibangun seperti rumah istadewata dll.
- Mendukung kesuksesan Permakultur dengan
- Membuang dan memilah sampah sesuai jenis dan wadah yang telah disediakan
- Tidak membawa atau mengurangi sampah anorganik dari luar biara
- Makan di tempat yang sudah disediakan (pawon) dan waktu yang telah ditentukan (8-9, 11.30-13. 18-20)
III. Manajemen Biara / PIC PS berhak memulangkan tamu/peserta yang tidak menaati atau membangkang pada peraturan Biara dan PS